Kelanalana's Blog

Beranda » kelanalana » Berburu Babi di Malam Hari

Berburu Babi di Malam Hari

Follow Kelanalana's Blog on WordPress.com

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.046 pengikut lainnya

kalender

April 2015
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Statistik Blog

  • 16,004 hit

Tanggal 14 April 2015 adalah hari ulang tahun teman saya Aping salah seorang pengusaha PT.Sumber Sedayu. Malam itu pukul 8 malam saya ikut merayakan ulang tahun Aping yang ke 39 dan mengucapkan selamat ulang tahun semoga panjang umur dan sehat selalu.

apingWish u all the best ya Ko Aping

Tiba-tiba ada telpon dari Bang Victor mengajak saya pergi berburu Babi liar di perkebunan kelapa sawit Jambi Tulo (seberang). Saya pamit duluan kepada Aping dan teman-teman yang hadir di sana, pada hal acara nya belum selesai.

hasil buruan salah satu hasil buruan yang di seret

Lalu saya segera pulang dan berkemas memakai baju seragam jaguar (club menembak), Setelah itu saya langsung ke rumah  Ko Aho, karena teman-teman sudah pada ngumpul di sana. Semuanya sudah pada siap, saya sebagai (photographer), Bang Victor (senter, penembak), Ko Aho (penembak), Eko (senter lampu sorot), Heri (sopir).

Sekitar pukul 12 Malam kami segera berangkat naik mobil, di perjalanan kami berhenti untuk membeli rokok, air dan cemilan agar perjalanan menjadi lebih santai. Setelah itu perjalanan kami lanjutkan dan lokasi kami berburu sudah dekat, lalu kami berhenti untuk yang kedua kalinya menyiapkan senapan, memasang kabel lampu senter ke aki mobil lalu melanjutkan perjalanan berburu di sepanjang perjalanan mencari babi yang keluar gentayanggan.

meKo Aho (kanan) dengan senjata andalan

Satu hal yang paling menyenangkan buat kami adalah makan cemilan, ngerokok di atas mobil dengan laju kendaraan secara pelan sambil menikmati suasana pemandangan sekitar Jambi Tulo di sertai udara segar tanpa asap kendaraan.

Kami bertiga Eko, Bang Victor sudah bersiap mencari buruan mengunakan senter ke arah pinggiran perkebunan sawit. Tepat nya pukul 1 pagi yang gelap ketika cahaya lampu senter Eko mengarah ke Babi liar yang sedang bermain, suasana  jadi menegangkan.

mbEko turun pesan nasi uduk

Dengan siaga penuh kami semua mulai berdiri dari tempat duduk untuk melihat mangsa. Lalu eko mengarahkan lampu senter ke depan mobil memberikan kode kepada sopir untuk berhenti. Heri yang mengendarai mobil mengerti dengan bahasa isyarat senter Eko. Mobil pun berhenti dan lampu senter Eko di lanjutkan mengarah ke babi agar terang dan bisa di tembak.

Bang Victor salah satu penembak jitu diantara kami mulai bersiap mengambil senjata untuk menembak sasaran dengan jarak sekitar 30 meter, dorrr…..babi langsung jatuh tak bernyawa, kami segera turun untuk menyeret babi ke bak mobil. Sebelum kami mendekati babi, kami harus memeriksanya terlebih dahulu apakah babi tersebut mati atau belum, sebab jika babi masih hidup bisa mengamuk dan melukai kami.

jhg

Heri (bawah),Bang Victor (atas) menjaga mobil

Tak lama kemudian perjalanan kami Semakin seru, Eko menemukan babi yang ke dua kali. Apalagi Bang Victor bidik tepat sasaran satu babi berukuran besar tergeletak tanpa daya. Sayangnya babi yang kedua di tembak bang victor meleset tidak mengenai sasaran hingga membuat babi takut dan lari. Dengan rasa penasaran, akhirnya Eko dan Bang Victor turun dari mobil dan masuk ke dalam perkebunan sawit mengejar buruan, sementara kami menjaga mobil dan menunggu mereka kembali.

ahoSedang memeriksa hasil buruan

Tak lama kemudian kami akhirnya menemukan gerombolan babi yang ke tiga kalinya, Bang Victor bersiap memegang senjata dan melepaskan tembakan, dooorrrrr babi yang satu langsung tergeletak dan babi lainnya pergi ketakutan ke dalam perkebunan.

Waktu pun tak terasa sudah menunjukkan pukul 5 pagi karena seru nya berburu di dalam kegelapan, kami pun terasa lapar dan lelah. Kemudian Ko Aho memutuskan untuk membeli nasi uduk Ayo Mampir yang berhadapan di depan Hotel Camar. Dengan hati senang dan puas mendapat buruan kami kembali pulang ke titik pertama pertemuan di rumah ko aho untuk makan bersama.

Saya sendiri kagum dengan Bang Victor, sebanyak 3 amunisi yang di lepas hanya satu babi yang bisa selamat. Dua ekor Babi hasil buruan kami dapat di bawa pulang oleh Bang Victor yang pertama kali mengajak saya pergi semalam.

FB_IMG_1429049977249Terkena timah panas langsung mati

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

class-seal_seal-class-of-april-2014

instagram saya

#merdeka #hutri72 #indonesiaku #2017 New Collection #fishingfun #fishing #fish #mancingmania #mancingikan #ikanbetutu #jambi #fishinglure #fishingfun #fish #ikanbetok #mancingmania #9/8/2017 #likeit #likeinstagram #jambi #mancingmania #jambi #ikanputak #rawa #indonesia #likeit
%d blogger menyukai ini: